Senin, 02 Desember 2019

Tugas 5 Pengantar Bisnis

1.  Pengaruh Lingkungan terhadap Kegiatan Bisnis

Lingkungan Bisnis adalah Faktor-faktor yang bisa berpengaruh secara langsung ataupun tidak langsung terhadap aktifitas bisnis. Lingkungan bisnis terdiri dari 2 yaitu Lingkungan Internal dan Lingkungan Eksternal.

                (a). Lingkungan Bisnis Internal 

Lingkungan Bisnis Internal adalah faktor-faktor yang ada dalam kegiatan produksi itu sendiri dan berpengaruh langsung terhadap hasil produksi. Biasanya Lingkungan ini digunakan untuk menentukan kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan. Lingkungan ini sendiri terdiri atas :
·         Tenaga Kerja
·         Modal
·         Bahan Baku
·         Alat Produksi
·         Manajemen
·         Pemegang Saham

(b). Lingkungan bisnis Eksternal 

                Lingkungan eksternal adalah fajtor yang tidak berpengaruh langsung terhadap perusahaan. Lingkungan ini terdiri dari :

    • Lingkungan Mikro Adalah Lingkungan yang seacra relavan bagi perusahaan untuk bisa mencapai tujuan dari perusahaan tersebut.
-     Pelanggan, adalah kelompok/Konsumen yang mengkonsumsi produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.
-        Pemasok, adalah kelompok atau individu yang menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh perusahaan memproduksi produknya misalnya bahan baku, alat produksi, keuangan, dan tenaga kerja.
-        Perantara, Orang yang berperan sebagai penyalur antara perusahaan yang menghasilkan produksi kepada para pelanggan.
-        Pesaing, perusahaan yang menawarkan kepada pelanggan yang dan punya prosuk yang sama
-        Kreditor, kelompok atau perusahaan tertentu yang berpengaruh terhadap kegiatan organisasi keuangan. Contohnya, bank atau individu yang menawarkan oinjaman uang.
-        Pembuat Peraturan, badan yang bergerak sebagai penegak hukum
-        Serikat Kerja, organisasi yang mengumpulkan para pekerja untuk memperjuangkan aspirasi para pekerja.

    • Lingkungan Makro adalah Lingkungan yang mempunyai dampak secara tidak langsung terhadap perusahaan.LIngkungan ini memiliki cakupan yang sangat luas dibandingkan lingkungan mikro. Yang termasuk dalam Lingkungan Makro adalah Lingkungan teknologi, Lingkungan Ekonomi, Lingkungan Sosial budaya, Lingkungan Hukum, Lingkungan Global dan Lingkungan alam.

2.   Faktor yang Mempengaruhi Sistem Bisnis di Indonesia 

  • Inflasi
          Inflasi adalah proses naiknya harga barang-barang secara umum dan terus menerus berkaitan dengan mekanisme pasar, antara lain : konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidaklancaran distribusi barang. Berdasarkan penyebabnya, inflasi dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
 
 -       demand pull inflation terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. 

-          cost push inflation terjadi akibat adanya kelangkaan produksi dan/atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan

        Sedangkan berdasarkan asal dari inflasi, maka bisa digolongkan menjadi:

-           Domestic Inflation, berasal dari dalam negeri. Misalnya karena defisit anggaran belanja yang disebabkan oleh percetakan uang, panen gagal, dan lain-lain. 

-         Imported Inflation, berasal dari luar negeri, timbul karena kenaikan harga barang-barang diluar negeri atau di negara-negara langganan berdagang kita. Penularannya bisa melalui kenaikan harga barang ekspor.

          Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator. Inflasi dibagi menjadi 4 golongan yaitu :
 
-            Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
-            Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
-            Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
-           Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

        IHK (Indeks Harga Konsumen) merupakan indikator yang paling sering digunakan untuk mengambarkan pergerakan suatu harga

  • Pengangguran
             Menurut Sukirno (2004: 28) pengangguran adalah jumlah tenaga kerja dalam perekonomian yang secara aktif mencari pekerjaan tetapi belum memperolehnya. Selanjutnya International Labor Organization (ILO) memberikan definisi pengangguran yaitu:
 
-         - Pengangguran terbuka adalah seseorang yang termasuk kelompok penduduk usia kerja yang selama periode tertentu tidak bekerja, dan bersedia menerima pekerjaan, serta sedang mencari pekerjaan.

-       - Setengah pengangguran terpaksa adalah seseorang yang bekerja sebagai buruh karyawan dan pekerja mandiri (berusaha sendiri) yang selama periode tertentu secara terpaksa bekerja kurang dari jam kerja normal, yang masih mencari pekerjaan lain atau masih bersedia mencari pekerjaan lain/tambahan (BPS, 2001: 4).

       Berdasarkan kepada faktor-faktor yang menimbulkannya, pengangguran dibedakan kepada tiga jenis, yaitu (Simanjuntak, 1998: 14):
 
-   - Pengangguran friksional adalah pengangguran yang terjadi akibat kesenjangan waktu, informasi, maupun kondisi geografis antara pencari kerja dan lowongan kerja.

-     -   Pengangguran struktural adalah pengangguran yang terjadi karena pencari kerja
tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk lowongan pekerjaan yang ada.

-     - Pengangguran musiman adalah pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Pengangguran berkaitan dengan fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek, terutama terjadi di sektor pertanian.

  Untuk mengelompokkan masing-masing pengangguran tersebut perlu diperhatikan dimensi-dimensi yang berkaitan dengan pengangguran itu sendiri, yaitu (Bakir, 1984: 35):
1.      Intensitas pekerjaan (yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi makanan).
2.      Waktu (banyak di antara mereka yang bekerja ingin bekerja lebih lama).
3.      Produktivitas (kurangnya produktivitas seringkali disebabkan oleh kurangnya SDM)

  • Tabungan dan investasi
          Tabungan merupakan bagian dari pendapatan yang tidak digunakanuntuk konsumsi.Tabungan biasanya disimpan dibank dalam bentuksaving(tabungan ),demand deposit (giro), dan deposit (deposito).

Faktor yang Mempengaruhi

-         -  Pendapatan Masyarakat
Pendapatan sangat berpengaruh terhadap tingkat tabungan. Semakinbesar pendapatan semakin besar dorongan untuk menabung sebagiandari pendapatan.
-          - Tinggi rendahnya suku bunga 
Tingkat suku bunga juga sangat berpengaruh terhadap tingkattabungan karena semakin tinggi tingkat suku bunga maka masyarakatakan semakin bersemangat untuk menabung.
-        -   Kepercayaan terhadap bank
Apabila suatu bank tidak dipercaya maka tingkat tabungan akanmenurun.
-         -  Kondisi perekonomian makro
Bila kondisi perekonomian tidak stabil, krisis ekonomi dan moneterterus berlangsung, pengangguran cenderung meluas, masyarakat akanlebih memilih hal yang utama sehingga mengakibatkan menurunnyatingkat konsumsi dan tabungan.
-         -  Hasrat untuk menabung
Hasrat untuk menabung ataumarginal propensity to save
(MPS)merupakan kecenderungan tambahan untuk menabung.
-         - Distribusi Pendapatan
-         - Dana Pensiun
-         -  Tabungan dan kekayaan yang sudah ada

 Investasi 
 
     Investasi adalah kegiatan penanaman modal untuk memperluas dan meningkatkan produksi barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pelaksanaannya investasi dapat dibedakan menjadi investasi bruto dan investasi neto
 
           - Investasi Bruto, Investasi untuk meningkatkan kemampuan untuk memproduksi barangdan jasa serta investasi pembelian benda-benda modal mengalamipenyusutan.
-         - Investasi Netto , Investasi bruto dikurangi penyusutan selama satu tahun. Dilihat darisudut apakah investasi itu dipengaruhi oleh pendapatan nasional atautidak, maka investasi dibagi 2 yaitu : 
-    Autonomous Investment adalah investasi mandiri yang tidakdipengaruhi oleh
      pendapatan nasional. Pada umumnya investasi inidilakukan oleh pengusaha.

-    Induced Investment adalah investasi yang dipengaruhi adanyapenanaman modal yang yang dipengaruhi oleh pendapatannasional. Makin tinggi pendapatan nasional mekin besar jumlah investasi

  • Pemerintah
       Tidak ada satu negarapun di dunia ini yang tidak melibatkan peran pemeritah dalam sistem perekonomiannya. Tidak juga di negara yang menganut sistem kapitalis, yang menghendaki peran swasta lebih dominan dalam mengelola perekonomiannya. Karena di dunia ini tidak ada satupun negara yang menerapkan sistem kapitalis murni.

Menurut Adam Smith, ahli ekonomi kapitalis mengatakan peranan pemerintah hanya meliputi tiga fungsi saja, yaitu:
  1. Memelihara keamanan dan pertahanan dalam negeri
  2. Menyelenggarakan peradilan 
  3. Menyediakan barang-barang yang tidak bisa disediakan oleh pihak swasta
      Hal ini menyebabkan peranan pemerintah sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan perekonomian, karena tidak semua bidang perekonomian bisa dilaksanakan oleh pihak swasta. Dengan demikian dalam sistem perekonomian modern, peranan pemerintah dapat dibagi dalam tiga bagian, yaitu:

 Peranan Alokasi
         Peranan alokasi oleh pemerintah ini sangat dibuthkan terutama dalam hal penyediaan barang-barang yang tidak dapat disediakan oleh swasta yaitu barang-barang umum atau disebut jugabarang publik. Karena dalam sistem perekonomian suatu negara, tidak semua barang dapat disediakan oleh swasta dan dapat diperoleh melalui sistem pasar.

Peranan Distribusi
      Peranan distribusi ini merupaka peranan pemerintah sebagai distribusi pendapatan dan kekayaan. Tidak mudah bagi pemerintah dalam menjalankan peranan ini, karena distribusi ini berkaitan erat dengan dengan masalah keadilan.

Peranan Stabilisasi
     Kegiatan menstabilisasikan perekonomian yaitu dengan menggabungkan kebijakan-kebijakan moneter dan kebijakan-kebijakan lain seperti kebijakan fiskal dan perdagangan untuk meningkatkan atau mengurangi besarnya permintaan agregat sehingga dapat mempertahankan fullemployment dan menghindari inflasi maupun deflasi.

  • Produktifitas
         Produktivitas, khususnya produktivitas tenaga kerja memiliki hubungan langsung dan positif dengan pertumbuhan ekonomi. Produktivitas tenaga kerja meningkat berarti jumlah kerja yang sama seperti sebelumnya dapat menghasilkan lebih sekarang. Seiring dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, output yang dihasilkan yaitu, peningkatan produksi  Seiring dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja, begitu pula pendapatan dengan tenaga kerja. Jadi kenaikan konsumsi mereka, yang mengarah ke peningkatan permintaan agregat perekonomian.

Variabel-variabel yang mempengaruhi dunia bisnis, yaitu :
  1. Variabel Ekonomi. Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya 
  2. Variabel Teknologi. Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.
  3. Variabel Politik. Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.
  4. Variabel Sosial
  • Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.
  • Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.
  • Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.

3. Istilah-Istlah dari :
  •  Inflasi adalah suatu keadaan dimana harga barang secara umum mengalami kenaikan secara terus menerus atau terjadi penurunan nilain uang dalam negeri.
  • Deflasi  adalah suatu keadaan dimana terdapat peristiwa penurunan harga barang umum seacra terus menerus atau terjadi peningkatan nilai uang.
  • Pengangguran  adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak
  • Supplier adalah pihak (perorangan/ perusahaan) yang menjual atau memasok sumber daya dalam bentuk bahan mentah kepada pihak lain (perorangan/ perusahaan) untuk diolah menjadi barang atau jasa tertentu.
  • Akuntansi adalah suatu proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi, serta berbagai aktivitas yang terkait dengan keuangan. Dengan adanya akuntasi maka akan memudahkan seseorang dalam mengambil keputusan serta tujuan lainnya.
  • Investor adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

4. Alasan PT Banyak Digunakan  :

      Menurut pendapat saya , Pt itu merupakan salah satu bentuk badan usaha yang paling banyak disukai dan dipilih oleh pelaku bisnis dibandingkan dengan badan hukum lainnya. Karena PT dapat digunakan sebagai sarana untuk menunjang dan melakukan kegiatan roda ekonomi nasional, tanpa terbatas kepada pra pelaku usaha. Dipilihnya PT sebagai badan hukum karena kejelasan status badan hukumnya. Artinya, badan hukum PT telah diterima oleh seluruh pihak (praktisi, akademisi dan pengusaha). Pt adalah Organisasi usaha yang lebih modern dibandingkan dengan badan usaha lainnya. Modern yang dimaksud adalah kejelasan dalam hal pembagian tugas dan wewenang. Memilih PT juga dengan alasan Sistem Kepemilikan yang Lebih Jelas, Akses Bisnis yang Lebih Luas, Aktivitas Bisnis yang lebih Beragam, dan Bentuk Usaha dengan Badan Hukum. Maka dari itu, Saat ini banyak yang memilih PT dibanding yang lain.

5. Penjelasan Bisnis Internasional dan Join Venture 

  • Bisnis Internasional merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan antara Negara yang satu dengan Negara yang lain. Kita perlu mempelajari mengapa perlu dilakukan bisnis antar negara, serta hal – hal yang dapat mendorong dan menghambat berlangsungnya Bisnis Internasional.
  •           Joint venture adalah usaha bisnis yang dilakukan oleh dua entitas bisnis atau lebih untuk periode waktu tertentu. kerja sama ini diciptakan untuk memberikan tujuan spesifik dan ditentukan dalam rencana yang telah disepakati.


Sumber :


Selasa, 26 November 2019

Tugas 4 Pengantar Bisnis

1. (a)  Manajemen adalah Sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki .



   (b) Dampak mempelajari Ilmu Manajemen , menurut saya sangat sangat banyak . Karena    manajemen sangat berperan penting dalam kehidupan.Segala sesuatu yang akan kita kerjakan itu harus di-manage dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya manajemen,  kita bisa mengatur semua kegiatan agar dapat kita lakukan dengan efektif, efisien dan dapat terlaksana dengan sesuai harapan. Karena semua sudah terencana maka tidak ada yang terbengkalai. Sehingga akan sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya.  Tanpa adanya manajemen kegiatan kita dalam kehidupan sehari-hari akan tidak teratur. Banyak Manfaat dalam mempelajari Ilmu Manajemen, antara lain :

·         Membantu Kita untuk membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan sistematis , logis, dan rasional

·         Memungkinkan kita untuk identifikasi, penentuan prioritas dan eksploitasi peluang yang terbaik atas permasalahan dan pilihan keputusan

·         Memberikan tingkat kedisiplinan dan formalitas kepada manajemen kegiatan kita

·         Mendorong pemikiran ke masa depan, sebab dengan mempelajari manajemen kita telah belajar menganalisa rencana


2. Keuntungan dan Kekurangan bagi suatu Organisasi yang menjalankan Fungsi-fungsi  manajemen 

Fungsi
Manajemen
Keuntungan
Kekurangan
Perencanaan (Planning)
Perencanaan dapat memudahkan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan, apakah telah sesuai yang telah direncanakan atau tidak
Perencanaan mungkin terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatif dan berinovasi
Pengorganisasian (Organizing)
Dapat terjalin pola hubungan yang baik antar organisasi, antar anggota organisasinya, serta antar organiasi dengan organisasi, sehingga akan mempermudah pencapaian tujuan organisasi.
Muncul Persaingan yang tidak sehat karena masing-masing individu merasa ahli dan berperan dalam perusahaan
Penyusunan Staff (Staffing)
Dapat merekrut/menarik tenaga kerja yang memiliki kemampuan hard skills dan soft skills.
Jika salah pengrekrutan maka Softskills nya tidak terlaksana dengan baik
Pengarahan (Directing)
Dapat melakukan tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota organisasi melakukan kegiatan yang sudah ditentukan ke arah tercapainya tujuan
Jika pengarahan berupa lisan biasanya dilakukan dikantor sehingga memakan tempat, waktu dan tenaga
Pengendalian (Controlling)
Organisasi menjadi semakin kompleks, serta dapat mengontrol dan mengendalikan jalannya kegiatan yang dilakukan oleh para karyawan dan memastikan tujuan organisasi tercapai.
Tidak semua karyawan suka diperintahkan untuk memberikan hasil yang mereka anggap sesuatu







 

      3. (a). Organisasi adalah suatu kelompok orang yang bekerja sama untuk tujuan bersama. Sedangkan, secara terperinci pengertian organisasi adalah sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpul dan bekerja sama seacara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin, dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode material, lingkungan, dan sarana prasarana, data dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan yang sama.

(b). Menurut pandapat saya, karena masuk kedalam suatu organisasi dapat memberikan dampak yang baik . Kita di dalam Organisasi dapat mencari Pengalaman yang sangat luas , contohnya kita membuat sebuah acara, berdiskusi, dan Kerjasama tim. Kita akan di tuntut untuk bertemu dengan orang baru dan melalukan hal yang belum pernah kita coba. Kita juga menjadi lebih percaya diri dan melatih Komunikasi , Karena kita akan belajar untuk berkomunikasi dengan mereka yang berposisi diatas kita. Lalu, Kita juga dapat mempunyai Jiwa Kepemimpinan. Karena Kita akan belajar banyak bagaimana caranya membuat suatu kesepakatan, memimpin diskusi  dan,berbicara di depan umum.Di Organisasi Kita juga belajar untuk Bertanggung jawab , serta disiplin dalam segala apapun. Jadi pada saat nanti kita masuk kedalam suatu perusahaan kita tidak kaget lagi mengenai hal – hal tersebut.

      4. Fungsi- fungsi Manajemen


(a). Fungsi Perencanaan , adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut. Yang berfungsi sebagai :

·         Menetapkan arah tujuan serta target bisnis

·         Menyusun strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut

·         Menentukan sumber daya yang dibutuhkan

·         Menetapkan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis

(b). Fungsi Pengorganisasian, adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Yang berfungsi sebagai :
·         Pendelegasian wewenang di dalam manajemen atas (puncak) kepada manajemen pelaksana

·         Ada pembagiam tugas yang jelas

·         Mempunyai manajer puncak yang professional guna mengkoordinasikan semua aktivitas

(c).  Fungsi Pengarahan , adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien. Yang berfungsi sebagai :
·         Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan

·         Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

(d). Fungsi Pengendalian , adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan. Yang berfungsi sebagai :
·         Menempuh langka klarifikasi serta koreksi atas terjadinya penyimpangan yang ditemukan

·         Memberi alternative solusi atas masalah yang terjadi dalam mencapai tujuam yang ditetapkan 


5.Tiga Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang manajer dikaitkan dengan tingkatan manajemen dalam Organisasi menurut KANTZ :

·         Keterampilan Konseptual ( Conceptual Skills)

         Adalah kemampuan manajer untuk melihat keseluruhan organisasi sebagai suatu entitas yang lengkap. Konseptual ini meliputi pemahaman tentang kerjasama setiap unit kerja dalam organisasi beserta pemhaman tentang ketergantungan satu unit kerja dengan unit kerja lainnya, perubahan pada suatu unit kerja juga akan mempengaruhi unit kerja atau bagian lainnya. Keterampilan Konseptual ini sangat penting bagi Manajement Tingkat Tinggi (Top Management) namun kurang penting bagi manajemen tingkat menengah dan tidak diharuskan untuk manajemen tingkat pertama.

·         Keterampilan Berhubungan dengan Orang Lain (Humanity Skills) 
         
          Adalah kemampuan manajer untuk berinteraksi secara efektif dengan anggota organisasinya serta membangun pemahaman dan usaha kooperatif dalam tim yang dipimpinnya. Keterampilan ini akan memungkinkan para manajer untuk menjadi pemimpin dan memotivasi karyawannya untuk mendapatkan prestasi kerja yang lebih baik.

·         Keterampilan Teknis (Technical Skills) 

         Adalah kemampuan atau pengetahuan untuk menggunakan teknik tertentu dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan tertentu. Keterampilan Teknik ini merupakan keterampilan yang penting bagi manajer ditingkat pertama namun kurang penting atau tidak wajib untuk dimiliki oleh manajemen tingkat atas.



Sumber : 

 


Senin, 04 November 2019

Tugas 3 Pengantar Bisnis


    Perbedaan Manajemen dan Manajer, Peran Penting IlmuManajemen , Proses Motivasi yang terjadi dikehidupan seseorang, Pengertian Organisasi, serta Dampak Masuk Ke dalam Organisasi Formal




Perbedaan Manajemen dan Manajer 

        Manajemen yaitu system untuk mengatur perencanaan dalam suatu organisasi agar berjalan sesuai yang diinginkan bersama, dan di pimpin oleh seorang manajer. Sedangkan , Manajer yaitu seseorang yang mengatur dan bertanggung jawab atas manajemen tersebut.

    Peran Penting Manajemen Dalam Kehidupan          

              Dalam kehidupan yang serba canggih seperti ini, menurut saya manajemen  itu sangat berperan penting dalam kehidupan . Karena segala sesuatu yang akan kita kerjakan itu harus di-manage dengan sebaik-baiknya. Dengan adanya manajemen,  kita bisa mengatur semua kegiatan agar dapat kita lakukan dengan efektif, efisien dan dapat terlaksana dengan sesuai harapan. Karena semua sudah terencana maka tidak ada yang terbengkalai. Sehingga akan sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan sebelumnya.  Tanpa adanya manajemen kegiatan kita dalam kehidupan sehari-hari akan tidak teratur. Tetapi, masih banyak orang yang mengira manajemen itu hanya dapat dilakukan pada kegiatan-kegiatan yang formal dalam perusahaan maupun organisasi formal lainnya.
              Padahal nyatanya manajemen dapat dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja. Manajemen tidak terbatas pada sebuah organisasi tetapi bisa juga untuk diri sendiri dalam melakukan suatu pekerjaan. Salah satu contoh pentingnya manajemen dalam kehidupan sehari-hari adalah pentingnya kita manajemen keuangan kita. Karena dengan memanaj keuangan, kita dapat mengatur keuangan dalam keseharian kita. Apabila kita tidak memanaj keuangan kita, maka yang akan terjadi hanya pemborosan penggunaan uang untuk membeli barang yang tidak penting. Dalam suatu kehidupan sehari-hari memanaj keunagn harus diterpkan agar anatara pemasukkan yang didapat dari bekerja dapat mencukupi kehidupan kita dengan memanaj pengeluaran yang keluar sehari-hari. Apabila manajemen keuangan tidak diterpkan dalam kehidupansehari-hari akan terjadi pengeluaran yang berlebihan dan tak mencukupi kehidupan kita.

    Proses Motivasi Yang Terjadi dalam Kehidupan Seseorang


    ·         Proses Motivasi yang terjadi dalam kehidupan seseorang  yaitu disebabkan adanya kebutuhan yang mendasar. Dan untuk memenuhi kebutuhan timbullah dorongan untuk berperilaku. Bilamana seseorang sedang mengalami motivasi atau sedang mengalami motivasi atau sedang memperoleh dorongan, maka orang itu sedang mengalami hal yang tidak seimbang. Setiap manusia dengan berbagai kebutuhan tidak akan pernah puas dalam memenuhi kebutuhannya. Oleh sebab itu, proses motivasi akan terus berlangsung selama manusia mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhi. Pada dasarnya dinamika yang terjadi disebabkan adanya kebutuhan yang mendasar dan untuk memenuhinya terjadi dorongan untuk berperilaku. Proses terjadinya motivasi seseorang juga karena kebutuhan yang belum terpenuhi, mencari dan memilih cara-cara untuk memuaskan kebutuhan, Perilaku yang arahkan pada tujuan, Evaluasi Prestasi, Imbalan atau hukuman, Kepuasan dan Menilai kembali kebutuhan yang belum terpenuhi.


    Pengertian Organisasi


    ·         Organisasi adalah suatu kelompok orang yang bekerja sma untuk tujuan bersama. Sedangkan, secara terperinci pengertian organisasi adalah sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpul dan bekerja sama seacara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin, dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode material, lingkungan, dan sarana prasarana, data dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan yang sama.

    Dampak Masuk Kedalam Organisasi Formal

    Menurut saya masuk kedalam suatu organisasi terdapat dampak positif dan negatifnya. Dampak Positif nya , Kita dapat melatih diri kita untuk menjadi seorang pemimpin ( Leadership ), Dapat menambah wawasan yang lebih luas , dapat belajar mengatur waktu , dapat mengasah kemampuan social , dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan siapapun, dapat memperluas jaringan atau Networking , dan juga dapat membentuk pola pikir yang baik. Sedangkan , dampak negatif dari masuk ke dalam organisasi  yaitu kita bisa menjadi kurang focus untuk belajar di kelas, karena yang kita pikirkan dalam mengikuti suatu organisasi bukan hanya memikirkan pelajaran di waktu kita kuliah saja. Tetapi, kita juga memikirkan sesuatu hal yang menyangkut organisasi , lalu  Jika tidak pandai membagi waktu, maka kita bisa terbengkalai dalam belajarnya. Saat kita masuk kedalam suatu organisasi, disitu kita akan terlatih bagaimana cara bertanggungjawab dan disiplin dalam segala hal yang terkait dalam organisasi. Karena masuk ke dalam organisasi merupakan sebagian contoh untuk mahasiswa lain nya , yang dapat dilihat dari kedisiplinanya maupun tanggungjawab nya.

    Koperasi Di Indonesia Harus Terus Meningkatkan Kinerja dan Produktivitasnya Agar Dapat Menjadi Koperasi Berskala Internasional

      ABSTRAK Objektif : Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan omzet dan jumlah anggota dari 5 Koperasi dari 300 Koperasi Du...